Sering kali, aQ berfikir tentang perbedaan nasib yang dialami oleh banyak orang. aQ mungkin memang sedikit beruntung dengan ‘nasib’ miskin-kaya itu. Meski, aQ juga pernah ngalamin masa sulit dalam keluargaQ tapi setelah itu Tuhan memberi jalan yang terbaik dan alhamdulillah seperti skearang ini.
Beberapa orang yang dekat denganQ mengajarkanku tentang ‘perbedaan nasib’ itu, tapi yang dapat Qliat dengan jelas. Ketidak keberuntungan seringkali mengajarkan sesuatu yang lebih bernilai dan bermanfaat dari sekedar menjadi beruntung.


Kemiskinan mengajarkan tentang kedisplinan yang lebih tangguh dari yang bisa Qta bayangkan, kemiskinan mengajarkan tentang kekerasan yang kadang baik untuk Qta.
Apa karena aQ g pernah ngerasain yang namanya susah, sehingga aQ jd kurang bisa belajar tentang kedisplinan, gampang goyah dan hanya bisa nyusahin orang lain? Apa karena aQ hampir selalu merasa mudah mendapatkan sesuatu, akhirnya membuat aQ tidak pernah mau belajar?
Dan apa karena aQ selama ini selalu penuh dengan kasih sayang, jadi membuat aQ nggak pernah bisa menghargai sesuatu yang sesungguhnya sangat bermakna?
Jika benar begitu, ijinkan aQ memasuki dunia itu…dan apa aQ salah karena memiliki kehidupan seperti ini….mungkin yang salah hanyalah caraQ saja… *payah*
Gitu kali ya, baru aQ bisa belajar….*nampar diri sendiri*

Tulisan ini untuk memperingati blog action day…


pic Qcomot seenaknya dari sini