
Sudah ku bilang,
aku ingin kau tahu, arti hadirku dihatimu
sudah kudendangkan dongeng untuk tidurmu
kelak pahaku menjadi bantalmu
Lanjutkan membaca ‘Puisi Untukku’

Sudah ku bilang,
aku ingin kau tahu, arti hadirku dihatimu
sudah kudendangkan dongeng untuk tidurmu
kelak pahaku menjadi bantalmu
Lanjutkan membaca ‘Puisi Untukku’
Sahabat, jangan terlalu percaya dengan apa yang kutulis, atau jangan terlalu tanggap menilaiku dari bacaan sebuah atau beberapa tulisan di blog ini.
Lanjutkan membaca ‘Real To Me’
Assalamu Alaikum, wr, wb
Okey, bukan maksud hatiku untuk mendahului Tuhan y…nich postingan memang prematur alias muncul sebelum waktunya. Well, dikarenakan saat-saat ini akan semakin jarang aQ untuk blogwalking dan buka blog seperti dulu (yg hampir tiap saat), “kenapa Sar, ada apa, Loe mau kemana Tega nian Kau Sar..” Begitu kira-kira pertanyaan yang akan banyak kuterima *NARSIS ABIEEZZ*. Phuhf..maafkan saya, tapi tugas akhir yang diujung tanduk telah menampar keras mukaQ (secara gw telat bbrp bulan)
*malu2in*..
MEREKA BILANG