aQ ingat dalam sebuah buku Jepang, ada kata2 seperti ini ’seorang selemah apapun tak boleh menunjukkan bahwa ia memang lemah’. Sampai sekarang kata2 itu masih terpahat dengan jelas bagiQ. Bagiku menangis bukan hal yang tabu tetapi menangis akan menunjukkan bahwa sebenarnya Qta lemah dan membutuhkan orang lain, paling tidak Qta berharap ada seseorang yang mau mendengar apa yang kita rasakan, dan seseorang yang tidak akan tertidur saat kita sebenarnya secara tidak langsung meminta untuk dibantu.
Pengait kata (tags) tulisan ‘ cinta
Mengobati Hati
tak bisa memberi judul
Di sini tempatku bernaung, di atas tanah kelahiran dan tumbuh tak meraja,
kesedarhanaan memandikan jiwaku yang congkak. cawan kemarin telah ku isi penuh dengan gundah dan sepiku. besok takkan ku kenangkan.
Lanjutkan membaca ‘tak bisa memberi judul’
Bukan Cinta Biasa
Seperti flim cinta2n yang banyak beredar. Seperti cerita2 novel dan flim2 India bahkan Hollywood. Kisah cintaQ memang seperti lagunya Afgan. Bukan Cinta Biasa… Kisah cinta yang Qalami rasanya nggak pernah beres dan “normal”. Ada aja yang nggak biasa. Tapi rasanya nggak akan ku ceritakan apa-apa di blog ini…
Lanjutkan membaca ‘Bukan Cinta Biasa’
Pasti & Jelas
Beberapa hari ini, aku mikirin sesuatu *selain tugas akhir*, teringat pembicaraan dengan kakakku dan seoang sahabatku. Kata-kata kakakku yang kayak gini, “semakin lama, kita berhubungan dengan seseorang, semakin dekat pula kita berfikir dan menginginkan sebuah kepastian“. Hal ini paling banyak mungkin dialami sama perempuan. Termasuk kakak dan sahabatku. Kemudian aku mengingat-ingat lagi ada teori kecil yang dulu sangat membekas di ingatanku *tumben g pikun*.
Lanjutkan membaca ‘Pasti & Jelas’
Puisi Untukku

Sudah ku bilang,
aku ingin kau tahu, arti hadirku dihatimu
sudah kudendangkan dongeng untuk tidurmu
kelak pahaku menjadi bantalmu
Lanjutkan membaca ‘Puisi Untukku’
webcam
malam ini, aku menyentuh layar laptopku sendiri
ada seberkas wajahnya membenam di pixelnya
ada sebias cahaya dari matanya di antara deru byte
dan ada segurat misteri di tengah bandwidth yang tersisa
Lanjutkan membaca ‘webcam’
Lagi2 ‘terjebak’ di judul
Aku akan menggapai cita-citaku melalui ketikan jariku
Meski resah ku dibuai rindu
Aku masih terpaut pada kata
Lanjutkan membaca ‘Lagi2 ‘terjebak’ di judul’
Uknown
“Jangan bicara padaku tentang keadilan dan ketidak adilan aku tahu hanya Ia yang adil” Katanya Sejenak sambil duduk disampingku aku menatapnya, ia hanya tersenyum padaku.
…
ku larang kau bernyanyi
sebab, kisahnya selalu menyerapahi
kobaran api yang membara itu
hendak ku labuhkan ke muara
Lanjutkan membaca ‘…’
111
Assalamu Alaikum, wr, wb
Okey, bukan maksud hatiku untuk mendahului Tuhan y…nich postingan memang prematur alias muncul sebelum waktunya. Well, dikarenakan saat-saat ini akan semakin jarang aQ untuk blogwalking dan buka blog seperti dulu (yg hampir tiap saat), “kenapa Sar, ada apa, Loe mau kemana Tega nian Kau Sar..” Begitu kira-kira pertanyaan yang akan banyak kuterima *NARSIS ABIEEZZ*. Phuhf..maafkan saya, tapi tugas akhir yang diujung tanduk telah menampar keras mukaQ (secara gw telat bbrp bulan)
*malu2in*..





MEREKA BILANG