aQ ingat dalam sebuah buku Jepang, ada kata2 seperti ini ’seorang selemah apapun tak boleh menunjukkan bahwa ia memang lemah’. Sampai sekarang kata2 itu masih terpahat dengan jelas bagiQ. Bagiku menangis bukan hal yang tabu tetapi menangis akan menunjukkan bahwa sebenarnya Qta lemah dan membutuhkan orang lain, paling tidak Qta berharap ada seseorang yang mau mendengar apa yang kita rasakan, dan seseorang yang tidak akan tertidur saat kita sebenarnya secara tidak langsung meminta untuk dibantu.
Pengait kata (tags) tulisan ‘ sahabat
Mengobati Hati
mo minta maaf
Fhiuhh..sebulan sudah blogQ ini mati suri, apalagi blog yang ini udah sekarat, begitu juga dengan blog ini, dan blog puisiQ ini serta satu blog yang masih jatuh banguin tempatQ curhat sedalam2nya (g di link)… hehe.
Setelah akhirnya lulus kuliah dan udah wisuda (ciee..ciee..) maka cobaan berat berikutnya adalah….cari kerja! Bulan pertama setelah ujian skripsi dan yudisium sich biasa2 aja, malah seneng2nya menikmati hidup, alias jalan sana-sini, window shopping nggak karuan, sambil terus2an cari gratisan alias ngejar2 minta ditraktir sama sepupu2, atau yang paling murah cuma bisa nongkrong sama sahabat. Akhirnya tibalah hari wisuda..bravooo…
Real Me Not
Kehebohan video Marshanda bagiku bukanlah sesuatu yang buruk, caranya mengeluatkan emosi juga bukan sebuah ‘kelainan’. Dan bukan maksudQ meningkatkan traffic blog dengan membahas Marshanda ini.. ^^
Lanjutkan membaca ‘Real Me Not’
Kisah

Sayang,
Tiada yang seindah dirimu
ada lekuk surgawi di tubuhmu
Dan ada hasrat yang membuncah diantara hatimu
Lanjutkan membaca ‘Kisah’
Harapanku untuk negeriku
Sudah menjadi hal yang sangat biasa bahkan terlalu umum untuk kita katakan berulang-ulang. Tentang Indonesia, pasti membicarakan Budaya, keragaman suku dan keramahan bangsa, serta sumber daya alam yang melimpah ruah. Tentu saja hal ini selalu kita prioritaskan. Meski, sekarang hal ini mungkin bagi sebagian orang yang yang biasa mendengarkannya akan sangat jenuh. Tapi sahabat, rasa cinta kepada bangsa ini yang membuat ‘kata-kata’ di atas terlalu berarti dan terlalu mengakar dalam benak setiap sanubari kita sebagai bangsa Indonesia.
Sahabatku Selamanya
Sahabat, kemarilah duduk disampingku… Tahukah kau, aku menggunakan kaca mata untuk membaca surat-surat darimu? Atau tahukah kau, aku mencuri-curi waktu di sela-sela kepenatanku untuk menyeka kesendirianku? Jika aku tak salah baca, barusan kau bilang cinta padaku, jika aku tak salah terka barusan kau bilang aku memberi perhatian lebih untukmu.
Blog InspirasiQ
Sahabat, belakangan ini aku sedang bingung, bingung terhadap apa? Biar itu jadi rahasiaku sendiri saja y..hehe..
Lanjutkan membaca ‘Blog InspirasiQ’
Real To Me
Sahabat, jangan terlalu percaya dengan apa yang kutulis, atau jangan terlalu tanggap menilaiku dari bacaan sebuah atau beberapa tulisan di blog ini.
Lanjutkan membaca ‘Real To Me’
Lagi2 ‘terjebak’ di judul
Aku akan menggapai cita-citaku melalui ketikan jariku
Meski resah ku dibuai rindu
Aku masih terpaut pada kata
Lanjutkan membaca ‘Lagi2 ‘terjebak’ di judul’





MEREKA BILANG