Artikel

Kemiskinan Berkurang 2 Persen Pertahun

Dikirim Oleh: Developer pada 14 September 2006 4:06:49 AM
PEKANBARU (Riau Online): Angka kemiskinan di Riau memang belum diketahui persis sejak adanya pendataan dari Balitbang Riau pada tahun 2004 lalu. Saat itu angka kemiskinan di Riau tercatat mencapai 22,19 persen. Akan tetapi Sekdaprov Riau HR Mambang Mit menyebutkan bahwa angka kemiskinan Riau sudah mulai berkurang. Bahkan disebutkannya bahwa pengurangan angka kemiskinan di Riau mencapai 2 persen setiap tahun.
Kemiskinan Berkurang 2 Persen Pertahun PEKANBARU (Riau Online): Angka kemiskinan di Riau memang belum diketahui persis sejak adanya pendataan dari Balitbang Riau pada tahun 2004 lalu. Saat itu angka kemiskinan di Riau tercatat mencapai 22,19 persen. Akan tetapi Sekdaprov Riau HR Mambang Mit menyebutkan bahwa angka kemiskinan Riau sudah mulai berkurang. Bahkan disebutkannya bahwa pengurangan angka kemiskinan di Riau mencapai 2 persen setiap tahun.”Kita melihat dari berbagai indikator yang terjadi selama ini, misalnya mengenai income perkapita yang naik, juga laju pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi. Sekarang saja laju pertumbuhan ekonomi kita mencapai 8,5 persen pertahun,” ujar Mambang.Kepada wartawan, Senin (11/9) di Pekanbaru Mambang menyebutkan bahwa indikator tingkat kemiskinan masyarakat dapat dilihat dari permintaan masyarakat terhadap berbagai komoditas. Saat ini di Riau tingkat permintaan itu relatif tinggi. Artinya, kata Sekda lagi kesejahteraan masyarakat juga kian meningkat dari waktu sebelumnya.
”Kalau permintaan masyarakat tinggi, artinya kesejahteraan masyarakat juga meningkat,” ujar Sekda.

Sekda mengambil contoh quota haji untuk Riau yang dalam dua tahun terakhir ini ternyata sudah tutup. Dengan demikian, ujarnya, maka ini tentu menunjukkan bahwa selain karena keimanan, juga karena tingkat ekonomi masyarakat yang semakin membaik. Artinya lagi, ekonomi masyarakat terus bergerak dan tentunya kemiskinan juga kian berkurang di Riau. Mambang mengakui bahwa Riau banyak kedatangan masyarakat (migrasi) dari daerah lainnya dan ini tentu tak bisa dicegah.

Dari banyaknya mereka yang datang, memang ada juga yang datang untuk berinvestasi dan membuat lapangan kerja baru. Namun demikian tak sedikit juga di antara mereka yang justru menjadi ‘beban’ dan menambah angka kemiskinan di Riau. Menurut Sekda, dari 1000 masyarakat yang datang ke Riau, mungkin hanya satu yang menjadi investor, sementara sisanya mencari pekerjaan atau bahkan menjadi ‘beban’.

”Jadi ini sudah tahun ketiga, dan kita percaya penurunan kemiskinan sudah bisa mencapai 2 persen pertahun. Kita bisa lihat dari indikator yang ada,” papar Mambang. Tak Anggarkan SLT

Sekda juga menyebutkan bahwa Riau tak akan mengganggarkan subsidi langsung tunai (SLT) dalam APBD-P, juga APBD Riau tahun 2007 mendatang. Kendati pemerintah pusat tak lagi menganggarkan untuk sebagian besar provinsi, termasuk di dalamnya Riau, pemerintah daerah juga tak mengganggarkannya lagi.

Sekda menyebutkan bahwa untuk menangani masalah kemiskinan, pihaknya mengalokasikan dana untuk kegiatan yang lebih bersifat pemberdayaan. ”Jadi lebih baik kita memberi pancing kepada masyarakat, tidak ikannya,” ujar Mambang.

Pancing yang dimaksud Mambang adalah program pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan program pembangunan di pedesaan untuk masyarakat miskin. Dia mengharapkan dengan berbagai program pemberdayaan masyarakat miskin yang akan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang, maka angka kemiskinan di daerah ini terus dapat ditekan.(ma)

Sumber : http://www.riau.go.id/index.php?module=articles&func=display&aid=84

2 thoughts on “Kemiskinan Berkurang 2 Persen Pertahun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s