Artikel · Simple Word

Harapanku untuk negeriku

Sudah menjadi hal yang sangat biasa bahkan terlalu umum untuk kita katakan berulang-ulang. Tentang Indonesia, pasti membicarakan Budaya, keragaman suku dan keramahan bangsa, serta sumber daya alam yang melimpah ruah. Tentu saja hal ini selalu kita prioritaskan. Meski, sekarang hal ini mungkin bagi sebagian orang yang yang biasa mendengarkannya akan sangat jenuh. Tapi sahabat, rasa cinta kepada bangsa ini yang membuat ‘kata-kata’ di atas terlalu berarti dan terlalu mengakar dalam benak setiap sanubari kita sebagai bangsa Indonesia.

peta-indonesiaSumber Peta

Dan hampir semua orang tahu, bahwa bentuk keprihatinan dari bangsa ini adalah kurang tepatnya penanganan kita pada potensi-potensi kekayakaan kita ini, termasuk sumber daya alam. Kita boleh bilang, sumber daya alam kita melimpah, tapi tidak demikian dengan sumber daya manusianya yang bagaikan harta karun tersembunyi di sebuah dasar laut *I hope so, daripada nggak ada sama sekali*. Sahabat, banyak orang cerdas di Negara ini, dan banyak sekali hal-hal yang bisa dilakukan bangsa ini untuk memajukan negeri. Perekenomian, budaya, politik, sosial. Tapi semua ini belum maksimal.

Okey, disini Kita tidak akan berbahasa tingkat tinggi untuk menjelaskan keadaan di negeri ini, kita pun tidak akan merumuskan berbagai pendapat-pendapat orang-orang hebat di dunia ini, atau pun menyatukan berbagai macam teori-teori ketatanegaraan. Tapi kita akan berbicara dengan bahasa kita sendiri,yang simple, nggak rumit dan nggak muter-muter. Hehe.. *Bilang aja emang dasarnya g pinter* bahasa apa adanya, dan pemahaman yang ringan sebab, sesuatu yang terlalu tinggi belum tentu memberikan sumbangsi besar pada keadaan negeri ini *iya..ya…cukup bagus untuk menutupi betapa tidak pintarnya diriku untuk membahas sesuatu terlalu tinggi*:mrgreen:

Apa yang sebenarnya di butuhkan Negara ini? Orang-orang yang pintar berdiplomasi, orang –orang yang pintar mengelabui bangsa dengan poster-poster dan baliho-balihonya yang menarik? Sahabat, yang kita perlukan adalah orang yang tidak hanya cerdas, tapi memiliki nurani dan rasa tanggung jawab yang besar pada negeri dan bangsa ini.

anak_sekolahSumber Gambar

Dan menurutku secara pribadi, kuncinya adalah pendidikan, pendidikan dari segi keterampilan dan moral, yang kita butuhkan bukan hanya orang-orang lulusan dari universitas-universitas luar negeri yang datang dengan membawa banyak teori hukum, politik dan ekonomi kemudian berdebat, rapat dan hasilnya menjadi tulisan hitam di atas putih belaka. Tapi, Sahabat, kita tak perlu menyalahan orang-orang besar seperti itu, tapi imemajukan bangsa ini di mulai dari diri kita sendiri dan yang paling terdekat. Belajar serta menumbuhkan rasa tanggung jawab yang tinggi kepada negeri. Tak perlu pendidikan tinggi, tapi yang kita perlukan adalah kesungguhan kita untuk terus belajar demi bangsa. Kepekaan sosial kita pun demikian, sahabat, banyak saudara-saudara kita yang tak mengenyam pendidikan seperti kita, maka kewajiban kita-lah untuk memajukan bangsa dan Negara ini bersama-sama. Memberikan pendidikan dan membagi pengetahuan kita pada sauadara-saudara kita yang kurang beruntung, semoga kelak kita bisa memajukan negeri dan bangsa ini secara bersama-sama. Menumbuhkan kepekaan, cinta dan moral serta akhlak yang berbudi luhur…


60 thoughts on “Harapanku untuk negeriku

  1. kesadaran aja, sadar negeri yang katanya sudah menghasilkan prof.2 arogan[gak smua, tapi hampir semua] anak2 ajaib dengan prstasi internasional[lebih seneng nongkrong di ausie, ketimbang cengoh dinegerinya sendiri] dan seabrek lainnya, sadar bahwa kultur terjajah akan selamanya bercokol dalam moralitas kebangsaan kalo tidak ada niatan untuk mengubah untuk menjadi sedikit2nya lebih baik dari setahun kmrin

    Sarah : Kesadaran itu mmg sangat perlu, bahkan untuk kasus seperti ini, apalagi melihat perkembangan pendidian yg sedemikian cepat tapi mengapa negeri ini masih begini2 saja? Ada kesadaran dan rasa tanggung jawab yang lebih harus ditangguhkan, orang2 excata, rata dikirim ke Jepang, merekalh yang memiliki potensi besar untuk mengelola sumber daya alam di Inndonesia sbnrnya, smntra org2 sosial dengan kepintaran diplomasi yang tinggi justru di datangkan ke Indonesia, dar sekolah2 jauh ke luar negeri, dan hanya bisa berbicara.. BEntuk keprihatinan terhadap bangsa ini mmg bnr2 seakan bdrsr dr kurang pemahaman ttg hal semikian, untuk itu pengembangan ilmu pendidikan dan rasa tanggung jwab mesti menjadi penanganan peting yg hrs di perhatikan oleh semua warga negara Indonesia tanpa terkecuali…
    Well, mkasih udah mampir ke blogQ
    salam kenal
    🙂

  2. amiin…itu kenapa aku milih jadi guru :]

    Sarah : Dan aku adalah anak yg pandai menjelskan sesuatu, makanya tak cocok jd guru, tapi bila membagi bbrp hal tentu akan aku usahakan. bukankah berbagi itu menyenangkan…hehe

  3. Tak dukung pemikiran Kamu, mbak! Karena, begitu pula harapan aku dan kita semua…

    Siapa yang nggak merasa tak bosan hidup dalam situsi negeri seperti sekarang ini?

    Sarah : Hehe… iya, harapan Qta semu pasti sama, yaitu yang terbaik selalu untuk negeri dan bangsa ini.. Dan aQ berharap sangat besar pada pemimpin2 besar negeri ini, untuk mendahulukan itu juga…
    mksh y udah mampir k blogQ
    salam kenal

  4. bener mba ,tapi terkadang jadi guru seperti buah simalakama bila ada murid yng minta ampun bandelnya ,kita sebagai guru hanya bisa membimbing kalau merasa sudah tidak sanggup yah dengan terpaksa pihak sekolah mengembalikan pada orang tua,dari pada satu sekolah di buat repot dengan ulahnya yang ke gini baiknya di apakan yah

    Sarah : Hahhaa.. klo itu lain lagi masalahnya… kepribadian tiap orang termasuk anak2 khan mmg beda2, begitu jg ketahanan seseorang (guru) terhdp seorang muridnya.. jd..hayooooooo…siapa yg bs menjadi guru kebal…hahhaa

  5. masih banyak masyarakat kita yang tingkat kesadaran belajar rendah. Coba saja lihat data Pemprov Jabar, IPM nya jauh di bawah Jateng, padahal lebih dekat ke pusat pemerintahan. Pengalaman saya sendiri sangat berbeda tradisi masyarakat tempat saya asal dengan tempat saya yang baru. Bahkan kepala desa saya yang pertama mengatakan: “Kalau punya hajat mantu (pesta perkawinan) sisihkan sebagian biayanya untuk biaya sekolah anak-anak kalian” (ini terjadi sebelum saya lahir). Berbeda sekali dengan tempat sekarang saya tinggal, yang penting kerja, entah sekolah atau tidak.

    Sarah : Nggak bs dipungkiri y mas..kejadian sprti itu banyak terjadi di daera2h pelosok, dan ini lah yang seringkali tidak di sadari oleh masyarakat tsb, bahwa banyak skali sbnrnya potensi2 luar biasa …
    semoga hrpn Qta smw dpt trwujud…. amin…

  6. sebenarnya aq juga pengen berjuang, tapi selama ni aq disibukan urusan mengatasi kesulitan hidup jadi ga bisa konsen he…he…. Mungkin enak ya jadi orang yg berkecukupan sehingga ga repot mikiri kebutuhan, jadi hidupnya untuk perjuangan…enak tuh hidup bermakna spt tu..

    Sarah : Mm… iya, g bs Qta pungkri, banyak sekali org yg mlki brbgaia keaibukan, jdnya g bs ebantu banyak… tp tenang, aj, klo ad waktu luang, jg bisa kok.. tul g? Hehehe.. aQ rs seua hidup dan pilihan itu mlki resikonya masing dan semuanya memerlukan perjuangan…hehee.. *sotoy*

  7. pasti ini postingan buat bugiakso ya?
    tapi koq, isinya jadi mirip sama prabowo?😛

    Sarah : bener…hhe… hah mirip sm siapa? Prabowo? wallah, kalau ada kemiripan, maka hal tsb, murni ketidak sengajaan..hehehe

  8. Setuju banget mba Sarah, yang kita perlukan adalah orang yang tidak hanya cerdas, tapi memiliki nurani dan rasa tanggung jawab yang besar pada negeri dan bangsa ini.
    Kyknya byk yg enggan jd guru, krn lbh memilih gaji yg gede.
    Tp alhamdllh selama 3 thn sy msh diberi kesabaran mendidik laskar2 kecilku (les privat) meski ga nyambung dgn ilmu yg sy dpt dibangku kuliah…
    Saatnya kita berubah demi bangsa ini..(haduh kyk caleg aja🙂

    Sarah : Iya, dilema mmg untuk kasus sprti itu, antara ekonomi keluarga dan antara panggilan jiwa untuk berbagi ke pada sesama *lebai* Mslh nyambung nggak nyambungnya mata kuliah n plrjn yg Qta beri sm org lain, mah g pernah jd mslh, selagi kita mampu… tul g/ Hhehe.. Semangat
    semoga Allah senantiasa memberikan rahmatNya kpd org2 yg ikhlas berbagi…. amin…

  9. sense of belongings nya mungkin kurang ya. kalo kita merasa kita ga bisa lari dari sini (karena ini tanah air dan tempat kelahiran) pasti pada mau ngebangun indonesia.

    Sarah : iya… kbnyakan org g mmlki rs tanggung jwb dan naluri untuk membangun negeri scr bersama2 serta mmjukan khdiupan brsma, karena mmentingkan dan hanya mmkirkan diri sendiri dan golongan…. mmmm
    mksh y udah mampir k blogQ
    salam kenal
    🙂

  10. Bangsa dan Negeri kita tercinta Indonesia sedang membutuhkan keprihatinan, jika orang2 yang ada di Indonesia tidak bisa prihatin maka akan seterusnya seperti ini

    Menurutku kesalahan adapada orang2 yang hidup di Indonesia yang tidak akan pernah merasakan puas terhadap apa yang telah di berikan Tuhan kepada kita, padahal kalo dipikir, Indonesia mempunyai sejuta ladang yang jika di manfaatkan akan menjadi bahan untuk Indonesia kedepannya, bukan malah dijual untuk negeri lain

    CKCKCKCKCK

    Sarah : Itu karena sdkitnya bangsa Indonesia yg bs dan handal mengelola sumber daya alam di Indonesia…
    Qta shrsnya bljr dr ngr2 lain, terutama jepang… jd sumber dy alam Jepang yg jumlahnya g banyak, tp bs berkembang pesat karena mmpu dan jeli mengelola keterbatasan suber dy alam mrka.. Ini sbagai contoh aj y.. heheh…
    tp Qta jg harus yakin dan optiis, klo Qta pun bs melakukan hal yg sama, gpp kok di mulai dr yg terkcil.. Qta bs brbgi pd sesaa untuk bljr dan eningkatkan pendidikan serta bagaimana menumbuhkan rs cinta dan berbagi pd sesama…
    semangat
    hehe

  11. Berhubung mau PEMILU ini, pilih calon yang terseleksi agar Indonesia ini bisa tambah maju dan lebih kuat.

    Sarah : Bner banget… Qta hrs jeli s calon2 pemimpin bangsa…mm… hehe
    dr mn aj, lama g muncul y?
    :mrgreen:

  12. kekayaan alam kita banyak diambil ama asing😀 contohnya minyak bumi… dan masih banyak lagi yang lain

    Sarah :Bener banget mbak.. sdh saatnya Qta mengelola dan meanfaatkannya sebaik2nya… hehe

  13. hmmm,
    jadi seperti lagi ngedengerin guru PPKN ngejelasin materi pelajaran….
    …..
    //sambil telunjuk jari diatas//
    Hadir Bu… (lagi)

    Sarah : Wallah, mudah2an mmg bnr demikian, sp tahu stlh ini aQ bs jd guru..hahahaha.. *sotoy mode on*
    dr n nak… ayo Qmu di hukum, karena g pernah asuk sekolah…
    hehe
    :mrgreen:

  14. Semoga generasi kita selanjutnya dapat lebih peduli dengan bangsa ini dan harus dipupuk dari kita kecil…… semoga belum habis kekayaan di negeri ini…

    Sarah : Amin…….
    seoga harapan ini bs mnjd kenyataan
    Love Indonesia
    😎

  15. Seandainya saja pemikiran smua orang sama dgn pemikiran neng sarah, pasti negeri ini akan lebih maju dan lebih makmur… Bagus neng…🙂

    Sarah : Wallah, jangans dech.. kasian dunia ini klo diisi sm org2 yg pikiran cm sampe segini aja… hehee

  16. Salam Kenal. Benar sahabat. Tapi sesuatu bernama kesungguhan untuk belajar terkadang begitu mahal harganya. Meski dirantai macam-macam alasan dan dibebani pikiran-pikiran buruk untuk memncapainya.

    Mungkin, karena itu juga bangsa kita terkesan susah maju. Mulai dari diri sendiri, itu pasti langkah awalnya. Something big always start from small thing.

    Nice blog.🙂

    Sarah : Iya… namanya jg hidup adalah pilihan, jd apapun yg Qta lakukan pasti ada resikonya msng2. termasuk ttg kesungguhan itu..hehe
    mksh dah mampir k blogQ
    salam kenal

  17. yap stuju! karena itulah saia ingin masuk teknik kebumian_ biar indonesia gag “mengemiskan diri” ke exxon, shell dkk buat gali minyak doang!

    hei SaR! nama saia juga ada sarahnya loo hehehe tepatnia Sarah Sausan, panggil aja Sau.

    taun kmaren aq ke makkasar__waktu OSN__ nice city :))

    Sarah : Setujuuuuuuuuuu… senangnya ada yg berniat memberi perubahan untk NegeriQ tercinta ini.. hehe

    Wiw.. Untung panggilannya juga bukan Sarah y.. hehee…
    lain kali ke Mkssr bilang2 y.. sp tahu jd duo Sarah..
    heheh
    mksh udah mampir k blogQ
    salam kenal

  18. khlo ngomong soal negeri ini dan terlalu berharap kepada yang udah ada di kursi empuk tentunya akan bikin kita tambah prihatin…

    kita perlu tindakan yang lebih nyata,mulai dari diri kita sendiri..minimal kita perhatikan lingkungan sekitar kita aja dulu…jadilah mahasiswa yang baik atau pegawai yang baik…hehehehe….

    Sarah : Bener, karena segala sesuatu yg brsl dr diri sendiri, apalagi klo di jalani serius pasti bs membuahkan hasil yg maksimal… hehe
    semangat
    aQ akan jd mahasiswa dan calon pengangguran *bentar lagi* yang baik..
    :mrgreen:

  19. pemilu bentar lagi … BBM siap naek (dance)

    harapan negri?

    Sarah : C’Mon menanggapi sesuatu yg kata org ‘sulit; dgn postif aja.. hehe.. *g berperasaan mode on*

  20. Harapan yang bagus, mari kita mulai dari hal hal yg kecil, dari diri sendiri dan dari sekarang

    Sarah : Iya… amin..semoag segalanya bs terwujud.. amin

  21. Akan lebih bijak kalau kita berangkat dari kalimat Kennedy ini: Jangan bertanya apa yang kaudapatkan dari negerimu, tapi bertanyalah: apa yang sudah kauperbuat untuk negerimu?

    Sarah : Setuju banget.. hehe.. jd skrg ato Qta semangat membenahi semuanya.. semangat,
    mksh udah mampir k blogQ
    slam kenal
    😎

  22. semoga mereka yang membaca postingan ini akan tertarik untuk meningkatkan kesadarannya untuk memajukan Indonesia di bidang pendidikan……….

    Sarah ; Mudah2an demikian adanya.. amin…

  23. Luar biasa..pemaparan yg sangat menyentuh sekali…pas dihati….Ayah sangat setuju sekali…memang pada dasarnya terletak pada : Cinta. moral dan hati nurani para pengambil keputusan …..mudahan dengan uraian mbak sarah yg sangat padat dan berisi ini dapat menggugah kita semua bagaimana cara kita mencintai dan menghargai sumber daya alam yg ada di tanah tercinta ini.. Indonesia

    Salam hangat selalu dari Ayah…

    Sarah : Semoga saja y ayah… aQ dan semua bangsa di negeri ini pun memiliki harapan yang sama… Amin…
    salam hangat persahabatan dariQ yah….

  24. saya juga setujux sama ayah
    memang untuk mengambil keputusan haruslah memperhaikan hati nurani dan moral sehingga terciptalah keharmonisan dan kasih sayang.

    Sarah : Iya.. saya juga setujuuuu.. heheh.. bagaiamana mau mengambil keputusan kalo nggak pake nurani dan moral y? Hehhee… Bisa2 yang ada mlh berantakan dan kacau… mmm…

  25. hi sarah…gw salut ama nih….btw nih koment gw :
    apa sih yg sebenarnya di butuhkan negeri ini, jawabannya cuman satu “C I N T A ”
    kalo setiap warga bener-bener mencintai negeri ini, gw yakin indonesia pasti menjadi lebih baik. Cinta pada ibu pertiwi, menjaganya dan menghormatinya seperti kepada ibu kita sendiri.
    mudah-2 postingan kecil ini bisa menjadi embrio kebangkitan rasa cinta kita kepada negara ini.
    ” MERDEKA !!!!!!!!!”
    ” MERDEKA !!!!!!!!!”
    ” MERDEKA !!!!!!!!!”🙂
    ** sambil mengacungkan tangan **

    Sarah : Amin…. aQ brhrp dr hal yg terkcil sprti menlis jg dpt memberi inspirasi bg org lain.. amin… Dan dari hal terkecil Qta sepakat untuk merubah bangsa dan ngeri Qta ini kelak.. dengan cinta pastinya.. hehe.. aming..
    semangat
    😎

  26. raih semangatmu…
    jadikan apa yang kau dapatkan hari ini adalah apa2 yang kau rencanakan kemarin
    keep moving forward

    Sarah : Iya setuju.. untuk melakukan sesuatu Qta hrs punya planning dulu kali y.. hehe…
    terima kasih sdh mampir balik…

  27. no coment ga bisa berkata apa-apa buat indonesia.
    walaupun negara yang kaya akan rempah-rempan dan sumber dayanya tapi indonesia miskin akan orang yang mengerti betapa indahnya negri ini dan orang yang berbudi luhur,

    Sarah : Mengapa Indonesia bs sprti itu? Karena kurangnya SDM yang mampu menangani dan mengelola sumber daya alam ini… mm… Semoga saja y, kelak negeri ini bisa maju dan mensejahtrakan bangsanya.. amin…

  28. tinggal bagaimana kesadaran dari diri kita masing-masing, kembali ke diri kita masing-masing

    Sarah : Betullll…Tinggal kesadaran aja yang mesi Qta gali… hehe

  29. Waah… postingan yang luar biasa!!!
    Padahal cuma iseng jalan – jalan untuk melepaskan rindu di dunia booging… eh dapet suguhan sebuah postingan super muantap!!!!

    Bener banget Sarah… pendidikan adalah salah satu elemen paling penting dalam memajukan negeri ini, atau dalam kasus terkecil… memajukan diri kita sendiri dulu.

    Luar biasa Sarah! Sukses selalu untuk Sarah

    Sarah : Duh bang..mksh bang, tp g usah terlalu muji… hahaha…

    well bang, aQ berharap demkkian untuk bangsa dan negaraQ…

    Sipp bang, mksh dan gmn kbr Mbak Sie skrg?

  30. kalau suatu negara ndak maju, mungkin salah rakyatnya sendiri.
    (pusing liat berita di tv tentang kriminalitas, mistik-mistik, dan infotainment)😦

    Sarah : Wallah…mmg demikianm seuatu negara dpt berkembang atau mundur karena bangsanya sendiri…

  31. Berjuang punya caranya masing2. Dan kalau satu hal gg berhasil, cari jalan lain yang bisa ditempuh. Selalu begitu

    Sarah : Betul, selalu banyak jalan menuju Roma khan, jd Qta bs memberi solusi dan atlernatif lain untuk memajukan ngeri ini… pasti

  32. met val day yah non sarah moga tambah segala -galanya deh amin amin amin ya robal alamin tambah di sayang puaaaaaaaaaaaaacccccccccccccccccarrrrrrrrrrrrrrrrr

    Sarah : Terima kasih…hehe…amin..amin..amin…amin.. banget… hahaa

  33. Betul mbak!

    Pendidikan, pendidikan, dan pendidikan yang berkelanjutan itulah yang dibutuhkan penduduk Indonesia masa kini. Biar mereka semua bisa cerdas IQ, EQ plus SQ-nya juga… *euleuh.. blagak ala Ginanjar neh*😆

    Karena, pendidikan *gratis* itu adalah politik tertinggi! Setuju, kan?😀

  34. Mungkin kita bercermin ke pendidikan kota yg agak mencukupi,pengalaman pribadi saya saat 2006 kala ada tugas dari pimpinan ke daerah perbatasan malaysia tepat nya di desa aruk kec sajingan kab sambas prov kalbar disana memang sdh ada sekolah SD lumayan untuk daerah pelosok tapi murid nya sedikit itu sih wajar tapi yg bikin saya kaget oknum gurunya yg tdk masuk mereka malah sibuk memasuk kan TKI ilegal kemalaysia dgn imbalan 100 Rm/org setara Rp 250rb saat itu,mungkin itulah gambaran dunia pendidikan perbatasan tapi itu salah siapa ? Apakah sdh cukup tunjangan guru diperbatasan ? Untuk mengambil gaji saja mengeluarkan biaya 700rb.

  35. sy coba mengutip perkataan Nabi : “Jika kamu inginkan dunia maka raihlah dengan ilmu, jika kamu inginkan akhirat maka raihlah dengan ilmu, dan jika kamu menginginkan keduanya, maka raihlah dengan ilmu”

    jadi,,,yaaa begitulahh..:lol:

  36. Jadi sedihh kalo mikiri indonesia,,,

    Dulu indonesia ntu hebat banget,,,
    Tpi ap yang terjadi skarang??

    Mari kita bangun brsama indonesia tercinta,,,

  37. Jadi makin miris lihat negeri ini, tapi saya yakin 5-10 tahun ke depan dari teman-teman blogger banyak yang akan tampil menjadi subyek dan agen of change yang dapat mampu memberi perubahan lebih baik bagi kehidupan dan penghidupan bangsa ini, amien

  38. karena tau pendidikan itu penting makanya orang pintar di negeri ini masa bodoh ama pendidikan… takut diprotest ato boroknya ketahuan.. semakin bodoh rakyat semakin baik bagi kelancaran usaha😀

  39. Indonesia, susah dah klo ngomongin Indonesia, heran juga… laa.. masyarakatnya hidup kekurangan tapi kita punya bawahan di DPR malah foya-foya (wakli rakyat kan bawahan kita to?)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s