Sarah

Memiliki ‘Harga’

Donny Dhirgantoro, boleh berbangga hati sebab novelnya yang berjudul 5 cm memang sebuah buku yang keren, mantaph abis pokoknya.
Rata-rata penulis buku memiliki beberapa prestasi gemilang, mulai dari ada yang dapet beasiswa, menang lomba karya tulis, puisi, seorang yang tulisannya pernah dimuat di berbagai majalah terkenal dan penerbit – penerbit besar.

Seorang anak kecil yang hobby membaca dan menulis bertanya padaku, “Apakah aku harus memiliki beberapa prestasi dulu baru kemudian bisa membuat sebuah buku?”
Aku menjawabnya dengan bertanya balik, “kenapa ade bilang begitu?”
Si Adek kecil berkata sambil memeluk buku cerita bergambarnya “Sebab, selesai membaca sebuah buku, aku sering membaca halaman penulis, mereka rata-rata adalah orang yang sudah menunjukkan prestasinya, ada yang dapat beasiswa, penghargaan dan sebagainya”.
Sejenak aku menerawang, mencoba mengingat beberapa penulis buku yang memang benar memiliki prestasi tertentu dibidangnya masing-masing.
Aku berkata “Itu bisa jadi bukti konsistennya mereka, dan bukti bahwa mereka bukanlah penulis kacangan atau penulis amatiran yang bisa disepelekan tulisannya, beberapa orang pembaca juga menilai buku berdasarkan penulisnya untuk menjadi ‘nilai’ tersendiri. Menembus penerbitan buku pasti bukan hal yang mudah, membuktikan ‘harga’ mereka, pasti jauh lebih menguntungkan. Tetapi bukan berarti yang belum berprestasi tidak bisa membuat sebuah buku, siapa tahu aja menulis buku itulah yang akan menjadi prestasi pertama bagi seseorang”. Adek kecil ini terdiam kemudian berbisik padaku, “aku ingin jadi penulis buku seperti Donny Dhirgantoro, tetapi aku takut sebab aku tidak memiliki wawasan seluas dia, atau karena aku tidak mendaptkan beasiswa seperti dia dan Andrea Hirata. Aku ragu menjadi seorang penulis buku karena wawasanku sangat kurang”.
Aku tersenyum dan berkata “jika kau memang pencinta buku, dan jika kau memang mencintai buku, ketika kau membaca dua, tiga, empat buku berikutnya, tanpa kau sadari wawasanmu pasti bisa bertambah, tetapi yang terpenting sebenarnya mungkin bukan cuma wawasan, tetapi keinginan untuk menggali lebih banyak tentang apa yang ada di sekitar kita, atau paling tidak kita bisa menyikapi sebuah permasalahan dalam sebuah buku, atau mungkin kita bisa belajar menilai sesuatu dan membagi apa yang sudah kita peroleh, karena aku percaya tulisan itu kadang sama tajamnya dengan lisan, bukankah penulis itu menggunakan hati, akal, dan imajinasinya untuk berbagi, menyelaraskan banyak pemahaman dan pemikiran pembacanya?”
Dia tersenyum dan bilang “Aku percaya, kelak aku ‘memilki harga’ untuk menjadi seorang penulis buku! Terima kasih Kak”
Adik kecil itu berlalu, meninggalkan aku yang masih terdiam dan berfikir tentang ‘harga’ yang bisa kutawarkan…

Iklan

35 thoughts on “Memiliki ‘Harga’

  1. sebuah dialog yang inspitatif..
    hidup harus berani bermimpi dan menaruh keinginan itu di kepala
    berusaha mengejarnya,konsisten dan berdoa.. πŸ™‚

    kok blogku lom di link sih..??

  2. Belum pernah baca buku tersebut. But, aku punya rekomendasi novel yang cocok banget ama kamu yang “long distance” Sar, judulnya “Pahe Telecinta” karangan Endang Rukmana (true story lho..) lucu dan menghibur..

  3. dulu waktu sma aku juga mau jadi penulis,
    tapi keknya bakatku bukan di situ. aku ngerasa,buat jadi penulis haru serba berani.
    Sayangnya aku masih takut ini taku itu, batal deh :p

  4. wowww kerennnn…nasihat yang memberi gambaran indah
    menulis itu berawal dari apa yang dilihat, dirasa, dan di dengar
    kemudian di resapi dalam hati, mengindahkannya lewat kata2 dalam bentuk tulisan
    siapapun punya inspirasi dan imajinasi, tergantung keinginan dan usaha yang kuat aja
    dan siapapun bisa jadi penulis, kalo seseorang tersebut mau belajar dan berlatih…

    gw merasa jadi anak kecil niy, pengen punya buku he2

    salam sinting!!!

  5. Yeah, apapun itu, tergantung kesempatan dan kualitas penulisan, kalo kita benar benar hardcore, gak penting beasiswa dan lain lainya, jadi inget penulis gila asal jepang yang novelnya disukai banyak orang

  6. Si Anak itu adalah Calon Penulis
    Si Anak Itu adalah Calon Penulis Buku
    Si Anak Itu adalah Calon Penulis Buku Yang Berprestasi
    mudah-mudahan….., salam, lama banget neih gak berkunjung.

  7. wow.. keren posting na…

    kadang orang mencari ‘harga’ dari apa yg orang lain dapat lihat..
    tp semua tak ada arti.. ketika ia tak dapat menghargai dirinya sendiri..

  8. wah 5 cm ya…. ehem emang bagus tuh buku..
    salam kenal dan hangat dari http://batjoe wordpress.com semoga berkenan untuk main ke gubuk yang masih baru..
    harga sebuah cita2 itu ditentukan dari pilihan yang pasi dan ditekunin dengan sepenuh hati pasti akan dapat hadiahnya.. dicoba pasti berhasil yang penting niat dan kemauan.
    lihat aja tuh blognya kang boed dan mas zul sinting mereka orang2 yang yang punya visi dan misi yang sangat jelas entah bila Tuhan berkenan pasti ada penerbit yang mau termasuk juga sarah tidak sediri lagi heheheeee.

  9. prestasi tidak selalu dalam hal formal yang diakui oleh orang-orang banyak.
    bisa menulis buku adalah suatu prestasi tersendiri.
    sarah, pernahkah kau cari penulis buku yang background prestasinya mentereng tetapi bukunya tidak laku di pasaran. tidak pernah kan? kita juga tidak tahu berapa besar mereka yang mempunyai prestasi dan gagal menjadi penulis. demikian sebaliknya dengan yang tidak ada prestasi sebelumnya.

  10. Donny Digantoro dan 5 cm, jd inget novel yang telah kubeli itu, yang kini sudah berpindah tangan, moga bermanfaat dech buat mereka, *Loh kok malah curhat*

    Btw kisahnya menarik, beda dengan diriku yang sekarang, jarang baca, juga jarang nulis, apalagi BW, *Jiaah curhat lagi kan, wakakaka…*

  11. Blog ini telah di kunjungi dalam rangka membuat rekor blogwalking terbanyak dalam 1 hari dan menulis komentar dalam 1 hari dan anda di mohon untuk memberikan dukungan pada saya dengan menulis komentar di sini. Terimakasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s