waktu yg terpenjara

aku tak tahu  siapa yang salah… aku kah atau waktu kah…

acap kali, aku mendapati waktu berjalan terlalu lamban, padahal dulu aku sempat marah karena waktu meninggalkanku terlalu jauh, terlalu jauh untuk mengingat kejadian kemarin, masa lalu dan melupakan arti kebersamaan bersama keuarga dan orang-orang yang kucintai…

sekarang, justru aku merasa waktu terus saja memenjarakan dirinya di pergelangan tanganku. . . tak sadarkah waktu, aku terus mengukuhkanmu tubuhmu di setiap setapak jalan yang kulalui…

aku ingin waktu berjalan bebas dan membawa jiwa – jiwa menyaksikan kelahiran dan semangat yang lebih baik…

mungkin aku sebenarnya lupa bahwa aku lah yang telah memenjarakan waktu…sampai aku kini harus kehilangan sesuatu…

Tetapi aku masih saja tersenyum tanpa merasa bersalah…

sesuatu itu…seharusnya kau tidak melewatiku begitu saja, seharusnya kau memilihku, bukan dia…dan seharusnya kau atau aku tidak tergesa-gesa mengambil keputusan, atau mungkin memang seharusnya aku memilih mengubur waktu untuk mengenangmu….

Iklan

9 thoughts on “waktu yg terpenjara

  1. situsonline berkata:

    Kecantikan yang abadi terletak pada keelokkan adab dan ketinggian ilmu seseorang, bukan terletak pada wajah dan pakaiannya.
    lagi…>Kekayaan bukanlah satu dosa dan kecantikan bukanlah satu kesalahan.
    sekian saja dulu aku ga ngerti waktu yg terpenjara!

  2. ben berkata:

    pengalaman hidup emang naik turun, mbak.. tapi setidaknya kita bisa sedikit senang kan pernah hidup.. setidaknya, kita masih bisa sedikit tersenyum mampu membaca.. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s