Artikel

sibuk sendiri

Ada banyak hal yang membuat saya semain khawatir…

Adek saya yang bungsu, masih berumur 8 tahun, suka sekali dengan sinetron ‘Dia Anakku’…bagi saya flim ini sungguh sangat tidak mendidik, berbahasa Indonesia yang sengaja dibolak-balikkan…misalnya “Fatiah maaf minta”.. Dan benar saja, tidak berapa lama kemudian, anak-anak SD mulai suka berbicara ala tarzan (tarzan aja malah ngomongnya tidak seperti itu)… Bisa semakin parah lah pendidikan Bahasa Indonesianya anak-anak sekarang…😦

Lagu Anak Band, yang nyontek juga sama ancurnya, sumpah neh lagu seolah menganggap bahwa nyontek itu diusahakan untuk dilakukan… Kebiasaan nyontek seperti menjadi hal yang biasa saja tuh …

reff:
pak guru tolong pejamkan matamu
satu menit saja ku ingin nyontek temanku
pak guru please tolong ngertiin aku
ku ingin nilaiku bagus biar bisa cepat lulus

Ditambah lagi dengan lagu bodoh Bibir  milik Samantha..

Kan ku hapus bibirnya dari bibirmu
Dengan bibirku dengan bibirku
Kan ku hapus bibirnya dari bibirmu
Dengan bibirku dengan bibirku

Oh iyah lah, lagu-lagu sinting ini sangat tidak enak didengar, padahal lagu-lagu ancurnya Kangen Band, The Potters aja udah bikin sakit telinga dan kepala, masa sih mau nambah-nambah lagi lagu-lagu ancur yang lain… :p

Aku diam bukan berarti aku membisu — diam = membisu— boros kata banget nggak seihh
Percayalah ku tercipta hanya untuk kamu
Di jantungku hanya ada selembar namamu —kertas kali, selembar—-
Ku yakin kau pun begitu

Reff :
Dapatkah kau mengartikan sayangku
Dapatkah kau mengartikan cintaku
Peluk dan cium untukmu Kau selalu di hatiku
Dapatkah kau menjadi letak surgaku —hah?—
Dapatkah kau menjadi permaisuriku
Rebahkan sayap-sayap cintamu  —rebah, kenapa yagh nggak pake kata kepakkan aja, biar lebih gimana gituh sayap2 cintanya—
Dan bawalah ku ke damaimu

Acara ceriwis, yang suka nunjukkin host-hostnya pada ngerjain satu satu, atau sekedar liburan, lebih mirip kayak acara dokuemntasi pribadi nggak penting deh, mantaaf buat siapa yah…😦

Acara-acara berita di TV swasta yang kayaknya girang banget mengekspos jor-joran demonstrasi, korban penganiayaan, kamera yang tanpa sensor memperlihatkan gelimang-gelimang darah, senang cari aib selebriti, kayaknya media yang satu ini udah mulai sedikit lupa arti dan makna kontrol sosial yah???  Ouw, lebih senang dapat duit sponsor dan rating lah jawabannya … sama kayak flim2 bioskop bertema horor dan seks.. sama aja ancurnya plus dengan jejeran sinetron nggak penting lainnya😦

Sementara untuk presenter-presenter yang katanya komedian, kayaknya sekarang memang suka mencela apa yang ada yah… Bahkan sampe mencela fisik penonton segala lagi… Contohnya acara musik di RCTI, Dahsyat.. Makin lama keliatan makin nggak jelas aja tuh acaranya, menurutku sih hostnya emang nggak ada bakat jadi host. Setiap episode terasa membosankan, monoton, jayus dan garing..kriukk.kriukk

Tetapi, bukan berarti sekarang semuanya bikin khawatir, buktinya masih ada juga yang bagus dan baik sekarang ini, misalnya program-program acara yang ditayangkan di Trans7, banyakan acara yang mendidik anak-anak, dan sekedar informasi untuk semua kalangan.🙂 untuk Program Anak aja ada 15 acara. Eh tapi (ada tapi nya juga ternyata), Opera Van Java, unuk acara ini saya juga sebenarnya belum yakin seih. apakah furniture yang digunakan itu terbuat dari styrofoam atau gabus. Ouw, Gabus dan styrofoam beda dunk, kalau gabus masih alami kerana gabus adalah sejenis bahan ramah lingkungan, mudah terurai, dan tidak meracuni alam sekitar. Sedangkan styrofoam itu buatan manusia dan Styrofoam merupakan bahan yang mencemari lingkungan karena sulit diurai.

Adegan-adegan yang ditayangkan di episode OVJ yang senang mematahkan, memukul furniture yang terbuat dari styrofoam sama tidak mendidikanya dengan tayangan sinteron lainnya dan saya jadi berfikir untuk satu kali episode OVJ saja, berapa banyak sampah styrofoam yang ada….kasihan bumi ini…Tetapi saya berusaha berfikit positf, kali-kali aja trans7 mendaur ulang styrofoam  dan membuat furniture dari daur ulang tsb.. heeee… *ngarep*

5 thoughts on “sibuk sendiri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s