Sarah

APRIL

MEMULAI

Seperti semburat wajah dalam mimpi
Seperti kabutnya meneriakkan serpihan kaca sisa rinai hujan

Memulai sesuatu
Mengakhiri sesuatu

Guratan wajah dalam mimpi
memulai hidupnya…

BERHENTI

Kamu tahu, saya pernah mencuri?
Ketika itu, saya pikir dunia berbatas waktu
Ketika itu, saya pikir dunia tidak memiliki alam kubur
dan ketika itu, saya berpikir boleh jadi surga hanya dipelupuk mata

kamu, tahu, saya kemudian bertobat?
Ketika, saya menemukan surga di antara air mataku sendiri
dan menemukan serpihan bilah pisau yang retak dari neraka di antara senyum manusia
ketika itu, saya sadar saya rupanya sedang mati di dunia in

Saya berhenti di tepian waktu ini
Kamu ataupun saya boleh jadi nelangsa yang tak memiliki makna
Saya berhenti memikirkan apapun

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s