Sarah

BERUANG

Seminggu kemarin saya benar-benar menghabiskan waktu bersama teman-teman. Saya yang baru putus (tapi sudah jadian lagi ^^ sama orang lain–buru2 mengklarifikasi sebelum title jomblo melekat) menjadi bahan pembicaraan yag tidak ada habis-habisnya, mulai dari kenapa putus, kok bisa jadian lagi, semua hal yang semuanya kujawab hanya dengan senyum. Saya tidak bisa berbicara banyak, semuanya terlalu ‘besar’ untuk dibicarakan, terlalu mendalam untuk dibicarakan. Seolah semua bahasa menjadi titik.

Ada satu pertanyaan teman yang sepele ketika saya ceritakan bahwa mantan saya akan segera menikah (tentu saja dengan orang lain-yang lebih baik dari saya) “Jadi, kamu nyesel Sar?”. Saya kembali tersenyum dan mantap menjawab “Tidak”.

Sedalam apapun saya merindukan dia, sebesar apapun saya mencintai dia yang dulu selalu membahagiakan saya, saya tidak pernah menyesal untuk berpisah dengannya.

Dulu saya tidak paham dengan kata “saya akan bahagia, asalkan kamu bahagia”, sekarang saya mengerti pernyataan itu.

Jauh lebih mulia baginya mencintai wanita yang bersedia memuliakan dirinya sebagai seorang pria, suami dan ayah dari anak-anaknya kelak. Pria baik yang istimewa berhak menemukan ‘istana’ baginya di dalam hati wanita yang baik dan bersedia merubah dunianya untuk dia.

lagu ini pas banget buat dia ^^

One thought on “BERUANG

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s