Sarah

dewasa….

Kedewasaan seseorang tidak bisa diukur dengan umur, caranya menyikapi berbagai masalah juga tidak bisa diukur dengan pengalamannya sendiri untuk memecahkan berbagai persoalan, tidak dari rasa sakti hati yang katanya sudah bertubi-tubi dialaminya.

 Segala bentuk kedewasaan, keikhlasan dan kebajikan yang sesungguhnya terlihat ketika kita mengakhiri suatu hubungan. Kesalahan apapun yang pernah kita perbuat, tidak berarti harus di umbar di wall facebook, di time line twitter, berkata-kata kasar dan mengoceh tidak jelas. Seburuk apapun kesalahan orang lain pada Anda, Anda tidak berhak untuk menistakan namanya di hadapan orang lain. Tidak pernah…. Ini yang ku alami, tetapi aku yakin,jika aku bisa menahan diri untuk tetap tenang dan tidak melakukan perlawanan serta menjaga hati dan pikiranku sendiri untuk positif, meski harus sambil gemetaran menahan pilu, aku yakin semua akan baik-baik saja, yang baik akan menjadi baik, aku yakin itu. 

Saya mengerti dan saya sudah merasakan betapa tepatnya keputusan saya untuk berpisah dari laki-laki yang mengatakan dirinya dewasa tetapi ternyata tidak demikian, berpisah dari laki-laki yang baik tetapi tidak pernah membuatku nyaman melakukan hal-hal baik bersama orang-orang terdekatku, berisah dari laki-laki yang sudah banyak melewati pasang surut kehidupan tetapi tidak mampu mengajarkanku kemuliaan melewati berbagai kondisi, rupanya aku memang tidak bisa belajar dan berubah dari seorang laki-laki yang tidak tahu bagaiamana caranya menjadi pria sejati. 

Iklan

One thought on “dewasa….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s